mau TaHU LEbIh bAnyAK tENTang saPi??

berbagi ilmu dan pengalaman seputar sapi

mmmooahhhhh

Pasca mulai berkurangnya impor sapi, bagaimana bisnis sapi anda?

Leave a comment »

Saat ini di sekitar Sragen, Jawa Tengah, ada wabah anthrax yang banyak menyerang sapi-sapi milik peternak. Dari analisa sederhana kami, kemungkinan penyakit ini menyebar pasca banjir luapan sungai Bengawan Solo yang terjadi beberapa waktu lalu di sekitar Sragen. Dimungkinkan virus-virus Anthrax menyebar melalui aliran airKa

Kalau kondisi kami saat ini, alhamdulillah, bebas virus anthrax. Ini karena kandang kami memang dibangun lebih tinggi sekitar 30-40 cm diatas permukaan tanah. Sehingga saat banjir terjadi, kandang kami tetapi tentu saja kami tidak boleh lengah, karena anthrax memiliki masa inkubasi. Untuk pencegahan dini, sapi harus lebih intensi diperhatikan kondisinya, diberi obat bila perlu, dijaga kebersihan kandangnya, pasokan makanan diperhatikan kualitasnya.

semoga kita semua, peternak sapi bisa segera bangkit dari keterpurukan ini, dan harga sapi lokal bisa merajai pasaran lokal.

salam,

admin

*********************************************************

Anthrax adalah penyakit menular terutama menyerang binatang herbivora, tetapi juga menyerang semua mamalia termasuk manusia dan beberapa spesies unggas. Manusia juga rentan terhadap infeksi, meskipun tidak serentan hewan pemamah biak. Anthrax merupakan salah satu zoonosis yang penting dan sering menyebabkan kematian pada manusia. Penyakit Anthrax tidak hanya penting pada industri peternakan, tetapi juga penting dalam populasi kehidupan binatang liar dan manusia, terutama mereka yang tertular melalui pekerjaan.

Penyakit Anthrax dilaporkan bersifat perakut, subakut dan jarang dalam bentuk kronis. Penyakit ini biasanya bersifat akut atau perakut pada pelbagai jenis ternak (pemamah biak, kuda, babi dan sebagainya), yang disertai dengan demam tinggi dan disebabkan oleh Baccillus anthracis. Biasanya ditandai dengan perubahan-perubahan jaringan bersifat septisemi, timbulnya infiltrasi serohemoragi pada jaringan subkutan dan subserosa, dan pembengkakan akut limpa. Pelbagai jenis hewan liar ( rusa, kelinci, babi hutan dan sebagainya ) dapat pula terserang.

Di Indonesia Anthrax menyebabkan banyak kematian pada ternak, kehilangan tenaga kerja di sawah dan tenaga tarik, serta kehilangan daging dan kulit karena ternak tidak boleh dipotong. Kerugian ditaksir sebesar dua milyar rupiah setiap tahun.

Gejala klinis ante-mortem pada bentuk perakut dan akut mungkin tidak terlihat. Penyakit bentuk subakut bisa diikuti oleh demam progresif, nafsu makan hilang, depresi, lemah, dan kematian. Pada penyakit bentuk kronis bisa terlihat pembengkakan lokal, demam, pembengkakan limpoglandula, kematian bisa terjadi apabila jalan udara telah tersumbat.

Uji post-mortem pada hewan yang baru mati harus dilakukan dengan sangat hati-hati untuk menghindari infeksi pada operator dan kontaminasi lingkungan (bisa terlihat beberapa lesi yang tidak pathogenis). Lesi-lesi umum terlihat pada binatang septicemia umum yang sering diikuti dengan pembesaran limpa yang disertai konsistensi ÇÃlackberry jam¡¦dengan sedikit gumpalan darah. Hemoragi dari hidung, mulut dan/atau anus pada waktu kematian merupakan tanda umum.

http://www.kamusilmiah.com/biologi/penanggulangan-anthrax-radang-limpa-di-indonesia/

Leave a comment »

Waduuh…mesti dijual berapa ya sapi saya supaya dapat untung…?

Pertanyaan diatas sering menjadi kendala bagi para peternak ketika waktu panen tiba. Setelah sekian lama memelihara sapi dengan banting tulang tentunya wajar apabila peternak berharap mendapatkan keuntungan yang sepadan. Tetapi seringkali harga yang ditawarkan oleh pembeli tidak sesuai dengan yang diharapkan. Apalagi kalau sapi dijual kepada “blantik” , tentunya blantik akan berusaha mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya dengan cara menawar harga serendah-rendahnya.

Pertanyaannya adalah: apa yang harus dilakukan agar tidak menjual terlalu rendah? tetapi juga tidak terlalu tinggi agar tetap laku?

Berdasarkan sedikit pengalaman kami dalam memelihara beberapa ekor sapi , hal berikut perlu diperhatikan:

Total Biaya Pemeliharaan

Nilai sapi sampai saat sapi akan dijual wajib diketahui sebelum menetapkan berapa harga sapi yang akan dijual.

Biaya sapi terdiri atas biaya pengadaan bibit, biaya pemeliharaan dan biaya penjualan.

Kendala yang sering dihadapi peternak adalah biaya pengadaan bibit yang terlalu tinggi. Saat ini banyak peternak yang sedang jatuh cinta dengan sapi jenis sinmental atau limousin, padahal menurut pengalaman sapi jenis ini harga jual bibitnya cenderung  Rp2000/kg  lebih mahal dari sapi lain. Sebagian besar peternak membeli bakalan sapi dari pasar lewat perantara blantik. bedasarkan survey ditahun 2009 ternyata harga bakalan perkg sapi yang dibeli secara jogrog mencapai Rp. 33.000 per kg. Dengan kondisi harga bakalan semahal ini, maka keuntungan menjadi sulit didapat karena biasanya sapi dijual dengan harga Rp.23.000 per kg.Selisih harga mencapai Rp.10.000 menyebabkan kerugiaan sebesar Rp. 4 juta untuk sapi dengan berat 400 kg. Apakah kerugian ini dapat ditutup dengan pertambahan berat sapi selama dipelihara? untuk menutup kerugian itu diperlukan kenaikan berat badan lebih dari 100 kg (tanpa mempertimbangkan biaya pemeliharaan).

2 Comments »

Peluang Berternak Sapi Perah

Kebutuhan susu segar di Indonesia mencapai 5.200 – 5.600 ton/hari (www.kontan.co.id) sementara produksi susu segar nasional hanya mampu memenuhi seperempatnya.

Sapi perah yang cocok dikembangkan di Indonesia adalah sapi Frisien Holstein (Fries Holland)

Frisien Holstein (

Sapi FH betina (berat dewasa 625 kg) lebih jinak dibandingkan sapi jantan (berat dewasa 900 kg), sedikit lambat kedewasaan kelaminnya, sebaiknya dinikahkan pertama kali pada usia 15-18 bulan.

4 Comments »

Memulai Bisnis Ternak Sapi Potong

Watch out these item below :

  • Penyediaan/pemilihan bibit
  • Aspek Pemeliharaan
  • Pemasaran

Please feel free to contact us –> YukTernakSapi@gmail.com

13 Comments »

How to Design Your Business

Must understand these tools.

bobot diatas 1 ton

  1. What does it need ? Create your product, services.
  2. How much ? How many?
  3. How to produce
  4. How to deliver to the market

For details, please feel free to contact us —> YukTernakSapi@gmail.com

Leave a comment »